Analisis Bivariat untuk Kajian Observasional

Data Pengamatan (Tabel 2×2)

Sakit (D+)
Tidak sakit (D-)
Total
Terpapar faktor (F+)
40
Tidak terpapar faktor (F-)
60
Total
30
70
100
Panduan: Pada tabel di atas, isi sel a, b, c, dan d
a: Hewan terpapar faktor dan sakit
b: Hewan terpapar faktor tapi tidak sakit
c: Hewan tidak terpapar faktor tapi sakit
d: Hewan tidak terpapar faktor dan tidak sakit

Hasil Analisis

Risk Ratio (RR) i
0.0
RR: risiko sakit pada kelompok terpapar dibandingkan kelompok tidak terpapar.
Odds Ratio (OR) i
0.0
OR: peluang relatif (odds) sakit pada kelompok terpapar dibandingkan kelompok tidak terpapar.
Risk Difference i
0.0
RD: Jumlah kasus tambahan per 1 unit populasi akibat paparan.
Attrib. Fraction i
0%
AF: Proporsi kasus pada kelompok terpapar yang dapat dicegah jika paparan dihilangkan sepenuhnya.
⚠️ Ada sel dengan nilai harapan < 5. Uji Chi-Square tidak valid. Gunakan nilai p dari uji eksak Fisher.
Chi-Square (χ²) i
0.00
Nilai p: 0.0
Batas kritis untuk tabel 2x2 (df=1) adalah 3,84.
Jika nilai χ² ≥ 3,84 maka terdapat asosiasi yang bermakna antara faktor dan penyakit.
Uji eksak Fisher i
Nilai p:
0.00
Gunakan uji ini jika ada sel dengan nilai harapan < 5 atau ada sel dengan nilai 0.
Kesimpulan asosiasi menurut statistika
MENGHITUNG...